Satpol PP Ketapang Razia Anak PUNK

Dalam beberapa bulan terakhir masyarakat Ketapang sangat resah dengan perilaku komunitas anak Punk. Anak anak muda yang berdandan nyentrik ini tidak saja berteriak teriak di tengah malam, membuat keributan dengan sesamanya, berkelahi bahkan beberapa kali berupaya melakukan pencurian.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ketapang bergerak cepat dan langsung merespon keluhan masyarakat dengan melakukan operasi pengamanan.
” hari ini, Senin (9/4) anggota kita yang rutin melaksanakan patroli kota mendapati Enam orang anak Punk berjenis kelamin laki laki dan berusia antara 14 hingga 25 tahun”ujar Muslimin,S.IP Kasat Pol PP Ketapang.

Menurut mantan Kadis PMD PPKB ini, bahwa anak-anak Punk tersebut diamankan di Kelurahan Sampit, Kelurahan Mulia Baru dan Desa Payak Kumang.

” Dua diantara Enam anak Punk tersebut masih dalam keadaan “Fly” atau melayang dan ” high” mabuk akibat menghirup uap lem” kata Muslimin lagi.

Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trammas Tibum) Satpol PP Ketapang, Pitriyadi, menambahkan bahwa mereka telah melakukan pendataan dan pembinaan mental moral kepada anak-anak Punk tersebut.

“Anak-anak Punk yang di Ketapang kita antarkan ke rumahnya dan kita kembalikan ke orang tuanya. Apalagi beberapa diantaranya kedapatan sedang menghirup uap lem. Jadi kita sampaikan, bahaya ngelem yang tidak saja mengganggu kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian”tutur Pitriyadi.

Aktivitas Ngelem ini banyak dilakukan oleh anak jalanan dan anak anak punk. Tidak saja karena harganya yang murah dan mudah didapat, efek ngelem dirasakan penggunanya lebih “nendang” dibanding bahan berbahaya lainnya. Padahal dampak atau bahaya penggunaan lem ini sangat luar biasa.

Zat kandungan lem yaitu Lysergic Acid Diethyilamide (LSD) yang dimasukkan ke dalam tubuh akan mengakibatkan ketergantungan fisik dan psikologis. Resiko yang pasti terjadi adalah kerusakan pada sistem syaraf dan organ-organ pernapasan dan lain – lain.

Pengaruh LSD Segera Setelah Pemakaian antara lain Pupil mata melebar,tidak bisa tidur, mulut kering, selera makan hilang, suhu tubuh meningkat, denyut jantung cepat, tekanan darah naik, dan berkeringat, koordinasi otot terganggu, tremor.
Pengaruh LSD Jangka Panjang mempengaruhi penilaian yang salah tentang diri sendiri atau lingkungan dan halusinasi (penglihatan khayal), panic, kebingungan, cemas, merasa tak berdaya, putus asa, skizofrenia (gangguan jiwa), hilangnya kendali diri, melakukan kekerasan pada diri sendiri dan orang lain.

Menurut Pitriyadi, tahun lalu dia bersama Dinas Sosial, Satpol PP Ketapang mengembalikan puluhan anak anak Punk ke daerah asalnya.

Sementara itu, Kades Payak Kumang, Hadi Supratman, menyambut baik dan mendukung razia yang dilaksanakan Pol PP Ketapang.

“Di kawasan kami, daerah terminal, kadang anak anak Punk tersebut mabuk, berteriak teriak dan berkelahi dengan sesamanya. Bahkan masyarakat sekitar juga resah, karena sejak mereka ada banyak yang kecurian sendal, sepatu, helm dan perabot rumah tangga lainnya” pungkas Hadi Supratman.