Pentas seni Budaya Dayak Resmi di Tutup

Ketapang, Bupati Martin Rantan SH M Sos menutup secara resmi Raker Pentas Seni Budaya Dayak dan pameran ke VI Dewa Adat Dayak Ketapang, momen tahunan kegiatan budaya tersebut diharapkan Bupati semakin mempererat persaudaraan kekeluargaan antar suku yang termuat dalam tri kerukunan antar suku di Kabupaten Ketapang.

“ Acara budaya seperti merupakan acara yang cukup strategis dalam rangka menjalin silaturahmi tali persaudaraan dan kekeluargaan atau antar sesama masyarakat dikabupaten Ketapang “ kata Bupati Martin Rantan saat memberikan sambutan malam penutupan pentas seni budaya dayak di taman Budaya pendopo Bupati Ketapang. Minggu (25/11).malam
Kegiatan yang bersalngsung selama 4 hari tersebut yang merupakan even budaya ini adalah tempat untuk bertemu tempat untuk saling bertukar pikiran oleh sebab itu Bupati menyampaikan lagi pesan supaya masyarakat menjaga tri kerukunan antar suku.
Kerukunan yang pertama adalah kerukunan internal suku-suku yang ada kita berharap masyarakat Dayak rukun sesama masyarakat Dayak , Pemerintah berharap agar suku-suku di Kabupaten Ketapang ini rukun.
Kerukunan yang kedua bahwa kerukunan antar suku yang ada dikabupaten Ketapang artinya masyarakat suku Dayak rukun dengan masyarakat suku melayu dan seterusnya. sebagai Pemerintah berharap kepada sekuku yang ada dikabupten Ketapang ini tetap rukun.
Kerukunan yang ketiga adalah kerukunan seluruh suku antar suku dengan pemerintah khususnya Pemerintah kebupaten Ketapang .
“ Kabupaten Ketapang sudah terbukti mengambil peran politik sangat baik santun karena Kabupaten Ketapang ini sudah dipimpin oleh berbagai macam suku “ kata Bupati
Kesimpulan dari Tri kerukunan ini di Ketapang sudah menunjukkan kerukunan antar suku dengan baik sehinga Ketapang ini tetap menjadi daerah kondusif dan harmonis oleh sebab itu Bupati berpesan kepada masyarakat adat Dayak.
Kegiatan budaya seperti ini diingatkan Bupati jangan membuat masyarakat dayak menjadi eksklusif premordial tetapi menjadilah masyarakat yang berinteraksi sosial denga suku suku lain dengan Pemerintah termasuk juga urusan keagamaan jadikanlah perbedaan ini menjadi kekayaan.
Sebagaimana pilar kebangsaan yang keempat yaitu bhineka tunggal ika walaupun kita berbeda-beda suku tetap kita tetap satu jua yaitu anak bangsa kesatuan Republic Indonesia yang berbingkai Pancasila.
Di akhiri sambutan ini Bupati memberikan apresiasi dukungan dan perhatian penuh bagi penyelenggaraan kegiatan ini semoga hal ini akan memberikan hal kontribusi positif sebagai upaya pengembangan budaya daerah.
Pada akhirnya akan membentuk budaya dan jati diri bangsa kita menjadi lebih kuat disamping itu berkaitan dengan kegiatan pegelaran seni budaya dan pameran ini juga dilaksanakan rapat kerja dewan adat Dayak kabupaten Ketapang yang telah selesai diselenggarakan dan telah menghasilkan kesepakatan dan rekomendasi dalam upaya meningkatkan kinerja dewan adat Dayak Kabupaten Ketapang dimasa yang akan datang.
Bupati sangat berharap kepada pengurus dewan adat Dayak Kabupaten Ketapang agar lebih proaktif untuk memelihara kerukunan yang saya sebutkan tadi termasuk kerukunan antar umat beragama dan antar suku di Kabupaten Ketapang.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang menyampaikan terimakasih kepada masyarakat adat Dayak yang sudah melaksanakan pameran raker pentas seni budaya dan karnaval di diarea Ketapang expo dan juga Pentas seni budaya ini dan semuanya berjalan dengan tertib aman lancara dan sukses.