Panen Raya Di Kecamatan Sandai

Sandai, Panen Raya Padi Dan Peresmian Mesin Pengering Padi Dan Jagung Serta Penancapan Tiang Pertama Sebagai Tanda Dimulainya Pembangunan Pondok Pesantren Ar- Raudlatul Jannah Di Desa Sandai Kecamatan Sandai disertai dengan penyerahan bantuan dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat menyerahkan bantuan brigade alat mesin pertanian kepada kelompok tani, pada

Adapun Jenis alsintan ,yang diserahkan berupa, 1 traktor roda 4 brigade 1, 2 traktor roda 2 poktan 11 brigade 6, 3 cultivator brigade 1, 4 alat tanam padi brigade 5, 5 alat tanam jagung brigade 11, 6 pompa air poktan 15, 7 combine harvester ( alat pnen padi ) brigade 1, 8 power thresher poktan 5 brigade 4, 9 dryer (pengering padi) poktan 1, Pengolahan alat mesin pertanian, sekarang diarahkan pada pola brigade alat mesin pertanian.
“ Kita sangat bangga satu hamparan disini, menjadi satu-satunya contoh untuk kecamtan sandai, bahwa disini penanamnya sudah dua kali setahun. Harapan kita dengan dua kali setahun ini kita akan maksimalkan dengan hasil yang ada “ kata Kadis Pertanian ketahanan Pangan Ir Sikat Gudag saat menyerahkan bantuan alsintan di Kecamatan Sandai, (11/3).
Dia menjelaskan secara bertahap menggunakan alsintan. Kemudian kita harapkan satu peketlah satu kelompok penggunaan alsintan walaupun tidak maksimal tetapi itu tentu lebih baik dalam rangka meningkatkan produksi.
“ Harapan kita kedepan ini bukan hanya dua kali setahun tetapi mengarah ke tiga kali setahun dengan benih yang singkat “ kata Sikat Gudag.
Kedepan Sikat Gudag berharharap para petani bisa lebih meningkatkan dan kepada para pengurus dan anggota kelompoktani yang pada hari ini melaksanakan panen raya dan peresmian vertical dryer semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk menunjang usaha dalam peningkatan mutu hasil panen di kecamatan sandai.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalbar Heronimus Hero Sp, Msi mengatakan potensi di Desa Sumberejo dan sumber resmi ini memiliki hamparan yang cukup luas,
“ Kita ingin dukung, agar manajemen pengolahan budidaya padi ini lebih moderen tentu dengan penerapan beberapa teknologi terutama alat mesin pertanian, mungkin dana pemerintah terbatas “ terang Dia.
Dia mengatakan mulai dari tahap penanaman sampai nanti pada paska panen dan pengolahan. yang sekarang bantuan sudah kita lakukan secara bertahap yaitu ada hand traktor, potreser, meskipun jumlahnya terbatas .
Sementara alsintan berupa vertikal dryer untuk membantu menjaga kualitas gabah agar proses pengeringan tidak tergantung dengan kondisi cuaca tetapi bisa dilakukan dengan cara mekanis. “Semoga nanti kelengkapan semakin cukup sehingga manajemennya semakin membaik dan kelompok tani disini bisa berusaha tani menjadi percontohan kabupaten-Kabupaten lain juga “ harap Dia.