Lulusan Perguruan Tinggi Harus Siap Hadapi Tantangan Global

Kehidupan modern di era global ini akan semakin kompleks. Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang H.Farhan SE M.Si mengatakan masyarakat akan semakin terbuka, tingkat kompetisi akan semakin tajam.”Tiada ruang dan waktu tanpa kompetisi,” tegas H.Farhan SE, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang saat Wisuda Politeknik Negeri Ketapang (29/11) di Borneo Emerald Hotel Ketapang.

Kompetisi yang semakin tajam ini maka menuntut kita untuk memiliki tingkat kesadaran untuk terus belajar, menambah dan memperluas wawasan pengetahuan dan kemampua. Upaya untuk selalu memperbaiki mutu diri, harus melekat dalam diri kita semua.
Karena itu, Sekda Ketapang mengajak dunia pendidikan khususnya civitas akademika Politeknik Negeri Ketapang terus meningkatkan mutu. Peningkatan mutu supaya lulusan Poltek Ketapang siap melangkah kedepan. Lulusan Poltek Ketapang diminta mampu berkompetisi dengan tenaga kerja asing dengan
kesempatan baik didalam maupun diluar negeri. Menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan global, Sekretaris Daerah kabupaten Ketapang meminta pendidikan tinggi mampu mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada standar kompetisi nasional dan internasional. Hal ini dinilainya penting, karena perkembangan iptek dan revolusi industri 4.0 akan terjadi pergeseran pada sector lapangan kerja. Selain itu tuntutan baru dibidang penguasaan kompetensi mutlak harus dihadapi. Menjawab perkembangan Iptek dan revolusi Industri 4.0, maka profesionalisme menjadi syarat mutlak untuk dapat mengembangkan program dan kegiatan yang berkualitas.“Saat ini masyarakat dan dunia kerja semakin menuntut kualitas,”
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas dilakukan secara terus menerus. Kualitas menentukan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Karena iitu, sosok yang pernah menjadi Kepala Bappeda Ketapang mengingatkan civitas akademika Politeknik Negeri Ketapang, untuk terus berusaha semaksimal mungkin dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Terutama berkaitan dengan profesionalisme dibidang teknologi terapan. Selain itu, lembaga pendidikan tinggi juga harus menjaga nama baik dan konsisten dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu menjalankan proses pendidikan dan pembelajaran yang bermutu guna menghasilkan lulusan yang potensial dan berkualitas. Demikian juga melaksanakan penelitian-penelitian bagi pembangunan ilmu dan kemanusiaan serta melaksanakan pengabdian pada masyarakat sebagai wujud kepedulian social perguruan tinggi terhadap masyarakat sekitarnya.
“Saya yakin dengan didukung seluruh civitas akademika, pemerintah daerah serta masyarakat, Politeknik Negeri Ketapang akan mampu berdiri sejajar dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dan di dunia,” ucapnya.