Upacara HUT ke 73 Kemenag RI, Jaga Kebersamaan Umat

Ketapang, Bupati Ketapang Martin Rantan SH M.Sos menjadi inspektur pada upacara peringatan hari amal bakti ke 73 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang berlangsung Kamis, (3/1), dihalaman Kantor kemenag Ketapang.

Rangkaian upacara peringatan HUT ke 73 Kemenag Ketapang, dilanjutkan dengan penyematan lencana Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya kepada 6 orang ASN didampingi Kepala Kantor Kemenag Ketapang H Ikhwan Pohan S Ag Mpd. bersamaan dengan di seluruh satuan kerja Kementerian Agama Republik Indonesia.
Bupati Martin Rantan SH M Sos, saat upcara menyampaikan sambutan Menteri Agama RI, Lukman Hakim mengatakan melalui peringatan hari amal bakti kementerian agama, kita diingatkan kembali arti pentingnya jaminan hak beragama dalam pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, terutama sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada pembukaan dan pasal 29 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.
“ Dalam negara kita berdasarkan Pancasila, bukan hanya jaminan untuk mengamalkan ajaran agama dilindungi negara, bahkan kebijakan Pemerintah tidak boleh bertentangan dengan ajaran dan kaidah agama “ kata Bupati.
Tema hari amal bakti Kementerian Agama tahun ini, yaitu “Jaga Kebersamaan Umat”, Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan ajakan menteri Agama RI kepada seluruh jajaran Kementerian Agama apalagi ditahun politik sekarang ini, mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri atas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan.
“ Ajakan yang sama kepada semua elemen bangsa, mari jaga kebersamaan, keutuhan sesama anak bangsa ” kata Bupati.
Kemudian Bupati menyampaikan Himbaun menteri Agama bahwa segala ujaran, perilaku, dan sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara, mari kita hindari. mari jauhi saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati, dan saling melukai hati antar sesama anak negeri.
“ Seluruh ASN dan jajaran Kementerian Agama haruslah menjadi perangkai, penjalin, dan perajut tenun kebangsaan kita yang bhinneka. Setiap kita haruslah menjadi teladan dalam kesederhanaan, kejujuran, dan keikhlasan memberikan amal bakti bagi segenap warga negara tercinta “ ajak Bupati.
Selian itu dalam tugas sehari-hari, setiap aparatur Kementerian Agama harus mampu menunjukkan nilai kinerja yang baik, kepemimpinan yang amanah, dan memberi kemudahan kepada masyarakat luas, untuk memperoleh akses pelayanan keagamaan secara akuntabel dan berkualitas.
Bupati mnambahkan Pemerintah melalui peran dan fungsi Kementerian Agama hadir memberikan pelayanan keagamaan bagi semua umat beragama dengan berbagai fasilitas. Kementerian Agama menyelenggarakan pelayanan publik dibidang keagamaan dengan tiada henti melakukan inovasi.