Rumah Adat Dayak Pengatapan Diresmikan

Tumbang Titi, Pembangunan rumah adat Dayak di desa Pengatapan Kecamatan Tumbang titi bertujuan untuk mengmbangkan nilai nilai luhur budaya bangsa, memperkaya keberagaman budaya, memperkaya keberagaman budaya, memperteguh jati diri bangsa, memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa. Mencerdaskan kehidupan bangsa meningkatkan citra bangsa, mewujudkan masyarakat madani, meningkatkan kesejahteraan rakyat, melestarikan warisan budaya bangsa dan mempengaruhi peradaban dunia sehingga kebudayaan menjadi hauan pembangunan bangsa. Hal tersebut disampaikan Bupati Martin Rantan dalam sambutannya saat menghadiri peresmian rumah adat Dayak desa Pengatapan Kecamatan Tumbang, Titi, Rabu(10/7), “ Kegiatan peresmian rumah adat dayak yang kita lakukan pada hari ini, menunjukan salah satu upaya kerja sama antara Pemerintah dan masyarakat jhususnya masyarakat adat “ kata Martin Rantan yang juga menjabat sebagai Ketua DAD Kabupaten Ketapang. Kepada masyarakat adat Dayak Tumbang Titi Bupati berpesan agar dapat dipergunakan untuk kegiatan kegiatan adat istiadat masyarakat dayak serta menjaga agar bangunan tersebut terus dijaga hingga dapat bertahan lama sampai kegenerasi seterusnya. Menurut Bupati kebudayaan memiliki nilai penting dan strategis dalam konteks membangun manusia seutuhnya sebagai pembinaan karakter bangsa melalui budaya bangsa, Oleh kerna itu perlu perlu dilakukan pembinaan dan pengembangan budaya daerah, yang antara lain berupa pelestarian serta apresiasi nilai kesenian dan kebudayaan tradisional sebagai wahana pengembangan budaya dan kepariwisataan melalui Pertama penyiapan sarana dan prasarana kebudayaan baik berupa fisik maupun non fisik, kedua melestarikan dan memberikan peladan memberikan pelatihan serta pendidikan untuk nilai nilai adat istiadat yang menjadi ciri khas kepada generasi penerus, ketiga menyiapkan atraksi atraksi budaya agar daeraha kita menjadi tujuan destinasi wisata, dan keempat penciptaan peluaang sebesar besarnya bagi pelaku budaya untuk mengepresikan karya seinya dan mempromosikan adat dan seni budaya dayak. Bupati mengajak tokoh masyarakat adat Dayak dan masyarakat Tumbang titi, dengan momen peresmian menjadi penyemangat untuk melestarikan nilai nilai luhur yang masih dapat dijadikan simbol simbol pemersatu suku. Menurutnya masyarakat adat Dayak memiliki keberagman dan keunikan budaya yang diemplentasikan dalam kehidupan sehari hari, melalui budaya dan menjaga keharmonisan antara menusia alama dan lingkungan serta dengan Tuhan sebagai Pemelihara alam semesta. Peliput Yopie Damel