Sekda Ketapang Buka Lomba Takbir Beduq

Bupati Ketapang diwakili Sekda Ketapang H.Farhan SE, M.Si membuka lomba takbir beduq di Kompleks Masjid Agung Al Ikhlas Ketapang. Hadir dalam pembukaan lomba takbir beduq, Dandim 1203 Ketapang Letkol (Kav) Jami’an, dan staf ahli Bupati Ketapang yang menjabat juga Plt Asisten II Setda Ketapang, Edi Junaidi .S.Sos. Lomba Takbir bedug di halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang menambah semarak perayaan Idul Adha 1440 H/2019 di Kabupaten Ketapang. Lomba bedug yang digelar setiap tahun oleh PHBI Kabupaten Ketapamng bekerjasama dengan Pemkab Ketapang itu berlangsung mulai 10 Agustus 2019 sampai 14 Agustus 2019. Lomba bedug dibuka oleh Bupati Ketapang yang diwakili Sekda Ketapang, H.Farhan SE, M.Si, Minggu (11 Agustus 2019) malam. Menurut Ust.Zulkarnain, panitia pelaksana bahwa jumlah peserta Lomba Takbir dan Bedug yang ikut adalah sebanyak 20 kelompok. Untuk malam pertama ditampilkan 6 kelompok. Tujuan digelarnya lomba selain memeriahkan Hari Idul Adha 1440 H/2019, sekaligus juga meneladani semangat qurban sebagaimana kisah Nabi Ibrahim dan Ismail. Selanjutnya kedepan diharapkan lomba seperti terus dilaksanakan. Selanjutnya, Bupati Ketapang dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekda H. Farhan, SE, M.Si menyatakan, bahwa Pemkab Ketapang sangat mengapresiasi terhadap kegiatan lomba dimaksud. Karena lomba ini merupakan bagian dari upaya syiar dan dakwah dalam meningkatkan Ukuwah Islamiyah serta melestarikan nilai silaturrahmi antar sesama umat manusia. Apalagi Hari Raya Idhul Adha tahun ini, berdekatan dengan peringatan HUT RI yang ke-74. Jadi kegiatan lomba seperti ini, akan lebih bersemarak. Bupati Ketapang berharap, semoga gema Takbir, Tahlil dan Tahmid yang dikumandangkan akan membuat suasana kebangsaan dan cinta tanah air semakin kuat, dan berdoa memohon ampun atas segala kesalahan. Ia juga berharap kita senantiasa diberi bimbingn dan petunjuk dalam melaksanakan tugas kedepan sebagai insan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, lanjut Sekda Ketapang, semoga kegiatan Lomba Takbir dan Bedug ini, dapat mempertahankan nilai nilai budaya Islam yang merupakan media dalam melaksanakan syiar Islam, sehingga tidak musnah walaupun zaman sudah berkembang. Sehingga kecintaan terhadap Hari Besar Islam senantiasa tetap dipertahankan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.Disamping itu perlombaan kesenian yang bernafaskan Islam seperti ini merupakan salah satu hiburan bagi masyarakat tentang keanekaragaman budaya Islam yang selama ini sudah jarang diperlombakan. “Dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh umat Islam dan khususnya para Ulama, Mubaligh, Pengurus Ormas Islam dan Lembaga Pendidikan Islam, agar memberikan perhatian yang sungguh sungguh terhadap upaya pembinaan umat dalam melestarikan budaya Islam untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara,” tegas Farhan SE, M.Si.@