SOSIALISASI DAN DISKUSI TENTANG GAMBUT

Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia dengan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) melakukan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknisi Pembangunan Sumur Bor serta Sekat Kanal. Kegiatan yang dilaksanakan di gedung learning Centre YIARI Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawabn dibuka oleh Bupati kletapang yang diwakili Edi Junaidi S.Sos Staf Ahli Bupati Ketapang, Selasa (19/11) pagi……..(Dokumentasi Yogi Pratama Putra) Berikut, Sambutan Bupati Ketapang yang disampaikabn staf ahli Bupati Ketapang. SAMBUTAN BUPATI KETAPANG PADA ACARA SOSIALISASI DAN DISKUSI TENTANG GAMBUT SERTA BIMBINGAN TEKNIS PEMBANGUNAN SUMUR BOR DAN SEKAT KANAL Selamat Pagi dan Salam Sejahtera Bagi Kita Semua Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, om swastastu, nama budaya, salam kebajikan Yang Saya Hormati, Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut; Deputi Bidang Kontruksi Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah Provinsi Kalimantan Barat; Provinsi Kalimantan Barat; Hidup Kepala Dinas Pemukiman dan Lingkungan Direktur Yayasan Inisiasi Alam rehabilitasi Indonesia (YIARI) Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung Pimpinan Organisasi perangkat daerah Seluruh Undangan Sosialisasi Yang Berbahagia Puji Syukur Kita Panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa Karena atas rahmat dan Karunianya pada hari ini dapat hadir bersama pada acara Sosialisasi dan Diskusi tentang Gambut serta Bimbingan Teknis Pembangunan Sumur Bor dan sekat Kanal yang dilaksanakan di Kabupaten Ketapang. Selanjutnya rasa syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, diiringi dengan doa dan harapan semoga kegiatan pada hari ini dapat berjalan dengan baik sehingga apa yang menjadi harapan dan tujuan kita bersama dapat tercapai. Hadirin Yang Berbahagia, Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknisi Pembangunan Sumur Bor serta Sekat Kanal pada hari ini merupakan kegiatan bersama antara Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia dengan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) yang patut diapresiasi, seperti kita ketahui bahwa (Badan Restorasi Gambut) BRG dibentuk dengan dan melakukan Percepatan pemulihan dan pengembalian fungsi hidrologis gambut akibat kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan secara sistematis , terarah terpadu dan menyeluruh. Sejakan dengan salah satu fungsi BRG Yaitu pelaksanaan sosialisasi dan edukasi restorasi gambut, perlu disosialisasikan kepada para pemkangku hak dan kepentingan tersebut. Sosialisasi dan edukasi restorasi gambut ini, sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, dana public secara umum terhadap upaya penyelamatan gambut. Oleh sebab itu, maka sejumlah media, komunikasi dan edukasi penting disiapkan. Selain fungsi sosialisasi dan edukasi restorasi gambut.Badan restorasi gambut memiliki fungsi pelaksanaan konstruksi infrastruktur pembasahan (rewetting) gambut dan segala kelengkapannya. Didalam pelaksanaan restorasi gambut, BRG menggunakan 3 (tiga) pendekatan pokok yaitu: Pembasahan Kembali Gambut (Peat Rewetting), Revegetasi (Revegetation), dan Revitalisasi Sumber Mata Pencaharian (Revitalization of local livelihoods). Ketiga Pendekatan ini lebih kenal sebagai pendekatan 3R. Kegiatan pembasahan garnbut (Peat Rewetting) dilaksanakan melalui pembangunan Infrastruktur pembasahan gambut seperti sekat kanal (canal blocking), penimbunan kanal (Canal backfilling) dan sumur bor (deep wells). Hadiri Yang Saya Hormati Kegiatan sosialisasi dan Bimbingan teknis pada hari ini diharapkan mampu menyatukan para pihak dari tingkat pusat hingga kelompok masyarakat dan memberikan gambaran utuh secara teknis kepada calon pelaksana terkait tata cara pembangunan IPG sumur bor dan sekat kanal dari awal dilaksanakan hingga selesai dengan standar standar yang telah ditetapkan. Dari kegiatan ini diharapkan partisipasi seluruh pihak dalam mensukseskan kegiatan restorasi gambut demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat daerah seternpat. Selain itu juga saya harapkan dukungan dari semua pihak baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Polres. Kodim, YIARI, Camat, Kepala Desa dan pihak-pihak terkait untuk menyokong dan menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan BRG dan YIARI sebagai bentuk aspirasi dan terima kasih untuk aksi merestorasi di daerah kita ini. Saya juga berharap kepada para peserta pelatihan, kita sama-sama memahami pentingnya restorasi gambut dan langkahnya, maka bencana alam, kebakaran hutan dan Iahan di daerah kita masing-masing mampu dicegah dinii sekaligus dapat melestarikan fungsi dan potensi gambut Kabupaten Ketapang yang kita cintai ini. Demikian saya sampaikan, untuk menjadi perhatian bersama. Akhirnya dengan ini, kegiatan sosialisasi dan diskusi Tentang Gambut Serta Bimbingan teknis Pembangunan sumur bor dan sekat kanal, saya nyatakan dibuka. BUPATI KETAPANG MARTIN RANTAN, SH, M. Sos